Selasa, 31 Januari 2012

RAMPAS !


 RAMPAS !

ketika lapangan sudah menjadi perumahan..
tempat bermain kami tergusur jauh...
di stasiun itu kami bermain..
.tak ada yang harus dirisaukan..
bau pesing dan jelaga  adalah harian kami...

dan kereta yang bising slalu datang dan pergi..
tidak ada yang peduli..
arena bermain kami semakin asik ..
asap solar debu besi yang terbakar..
ceceran oli...menemani kami seharian....

dan seperti yang engkau lihat ..
kami melihat langit..
layangan beradu diudara..
yang menang melenggang ..
yang kalah jatuh karam..
kami yang dibawah hanya melihat pertarungan...
harapan kami segera jatuh itu layang2 ..
agar dapat segera kami RAMPAS !



MIMPI MEREKA PASTI

rokok lima ribuan
asapnya bau kemenyan
tawa terbahak bahak
batuk tertahan
TE BE CE an...


kopi pahit penenang hati
nasi jagung ikan asin
makanan kita hari ini
tubuh bergetar sehari tadi

Untungnya hidup
tak harus memulung
tenanglah hidup
tak harus
MENGEMIS...

campursari di udara
bercampur debu jelaga
lampu kuning
bercahaya muram
lima watt an

radio kecil baterai dua
melewati waktu
terus bersuara
desah nafasnya
TERBATA BATA...

tertidur
dengan mimpi menggugat
tanya kenapa dan kenapa
waktu terus berlalu
kapan hidup berawal

nyamuk mengaum
kuda kuda nasib
berlari memacu
badan lemas
TENGKURAP...

sunyi dalam tidur
senyap tak terbatas
mimpi mereka
pasti tak terbalas

cukup beras
hutang tak ada
rumah sederhana
lampu terang benderang
badan sehat bergas...